<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991</id><updated>2012-02-15T23:29:25.078-08:00</updated><category term='poligami'/><category term='pemilu'/><category term='ujian'/><category term='Alasan Tuhan memberi ujian'/><category term='idealisme'/><category term='hak pasien'/><category term='kompetensi perawat'/><category term='hak perawat'/><category term='caleg'/><category term='golput'/><title type='text'>Wongso</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-294860146980451925</id><published>2012-02-15T19:18:00.005-08:00</published><updated>2012-02-15T21:21:17.462-08:00</updated><title type='text'>Reality Show bernama Hidup</title><content type='html'>Teguh Mario&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Hidup ini adalah reality show yang tidak satu orangpun diantara kita akan berhasil keluar dengan tetap membawanya &amp; tidak akan ada kesempatan untuk memperbaikinya nanti setelah selesai. Maka jadilah sebuah pribadi yang kehadirannya dalam reality show ini menjadi berkah bagi mereka yang bertemu dan mengenal anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmati hidup ini dengan memungkinkan diri ini mencapai kualitas tertinggi dari yang bisa kita capai. Jadilah pribadi yang bersyukur karena telah diijinkan hidup dalam diri yang baik, yang berkualitas yang membangun dirinya melalui kegunaan bagi orang lain"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian kalimat di atas yang disampaikan oleh Mario Teguh, semestinya menjadi inspirasi dan pengingat bagi kita untuk berhati-hati dalam bertindak. Keputusan yang diambil dan ternyata salah, akan susah bahkan tidak bisa diperbaiki karena reality show itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-294860146980451925?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/294860146980451925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=294860146980451925' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/294860146980451925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/294860146980451925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2012/02/teguh-mario-hidup-ini-adalah-reality.html' title='Reality Show bernama Hidup'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-7528993147437988735</id><published>2012-02-13T23:24:00.000-08:00</published><updated>2012-02-14T00:00:39.609-08:00</updated><title type='text'>Prasangka Buruk, Tidak Sabaran dan Keras Kepala Hanya akan Merugikan Banyak Orang</title><content type='html'>Kalau saja ada sedikit saja sebuah kesabaran dalam hatimu, kau tentu tidak akan berbuat konyol seperti itu. Kalau saja ada sedikit saja prasangka baik ada di otakmu, kaupun akan memberikan maklum dan "seribu kali" akan mohon maaf atas prasangkamu. Kalau saja kau tidak keras kepala, pasti ada setetes permakluman dalam sanubarimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang, sedikitpun tidak mengerti apa yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat orang tua sedang sekarat, saat basah kuyup perjalanan menembus hujan lebat, saat gelapnya malam tidak bisa tidur harus berjaga sendiri karena cintanya kepada orang tua. Saat kelelahan dan keletihan mendera karena besarnya tanggung jawab sebagai seorang anak. Dan saat itu pula prasangka burukmu merobek robek semua rencana yang sudah ada. Kau tak tahu kalau Hp mati, eror, ketinggalan karena stresku memikirkan orang yang sangat aku sayangi, yaitu orang tuaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku tahu, betapa tololnya kamu. Kecurigaan dan prasangka buruk telah menghilangkan kearifan bertindak, ketidaksabaran telah menghapuskan kebaikan semuanya. Tidak cukupkah dengan kalimat "ditunda" artinya masih ada kesempatan hanya "ditunda". Dan itupun bukan kemauanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak selesai sampai di situ, malah kau telanjangi aku yang kedua kalinya. Padahal kelakuanmu yang pertama telah menyulitkan aku, menghilangkan kepercayaan orang terhadapku. Perlahan lahan kepercayaan itu pulih, kini kau buka lagi semua aib bahkan mungkin hal yang sama sekali tidak pantas....... Baru kali ini rasanya aku bertemu dengan orang sebodoh kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allohu Ya Robb....&lt;br /&gt;Kalau saja berkenan, Kau buka hati dan pikirannya. Tunjukanlah kepadanya bahwa dia adalah manusia yang paling tolol dan bodoh di dunia ini. Keras kepala, tidak sabaran dan prasagka buruk telah merugikan banyak orang. Aku, dia, perusahaan, institusi dan teman-teman yang lain. Tunjukan Ya Robb........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-7528993147437988735?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/7528993147437988735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=7528993147437988735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/7528993147437988735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/7528993147437988735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2012/02/prasangka-buruk-tidak-sabaran-dan-keras.html' title='Prasangka Buruk, Tidak Sabaran dan Keras Kepala Hanya akan Merugikan Banyak Orang'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-8997863093040173863</id><published>2012-01-05T18:43:00.000-08:00</published><updated>2012-01-10T20:55:42.051-08:00</updated><title type='text'>Loyalitas Anak Buah</title><content type='html'>"Tidak ada pemimpin yang hebat, yang ada adalah anak buah yang hebat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini cukup saya rasakan akhir ini. Dalam dunia modern dimana budaya oportunis, safety player, nyari nyaman sendiri sudah tidak terelakan, maka loyalitas dan kesetiaan adalah barang mahal yang susah dicari. Kalau toh ada, harganya sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengutip pembahasan tentang tangga kepemimpinan yang disampaikan oleh Renald Kasali yang saya sadur di tulisan saya &lt;a href="http://nursinginformatic.wordpress.com/2011/02/01/tangga-kepemimpinan-1/"&gt;di sini&lt;/a&gt; betapa untuk mencapai tangga kepemimpinan level empat saja bukan sesuatu yang mudah. Karena di sana ada keterlibatan emosi dari para pengikut atau anak buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di level great leader ini, akan didapati para pengikut yang patuh dan loyal bukan karena posisi kita, tapi karena apa yang kita perbuat untuk mereka. Itupun ternyata bukan jaminan untuk menumbuhkan loyalitas. Sehingga kalimat di atas menjadi sesutu yang penting untuk disadari oleh para pemimpin dan calon pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena tidak mampunya kemampuan sebagai pemimpin, tapi faktor anak buah yang memang telah dibangun untuk memiliki integritas tak mampu melawan budaya oportunis atau safety players.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-8997863093040173863?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/8997863093040173863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=8997863093040173863' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/8997863093040173863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/8997863093040173863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2012/01/tidak-ada-pemimpin-yang-hebat-yang-ada.html' title='Loyalitas Anak Buah'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-732368923201499293</id><published>2012-01-04T17:15:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T17:18:08.426-08:00</updated><title type='text'>Masa Yang Telah Berlalu</title><content type='html'>Kita telah melewati masa sulit &amp; berakhir dg kemudahan, kita juga telah melewati masa sedih &amp; berakhir dengan kesenangan, kita telah melalui masa takut &amp; berujung dengan ketenangan, kita juga telah melalui masa putus asa &amp; berakhir dengan harapan, kitapun telah melewati masa kebimbangan &amp; berakhir dengan kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita kembali berada pada hari-hari tanpa kejelasan. Tapi yakinlah, Allah akan kembali memberikan pertolongannya, hingga hari-hari tanpa kejelasan itu akan menjadi hari-hari yang cerah, seperti hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita sepakat bila menutup rapat-rapat masa lalu yang buruk, membuang jauh jauh aib yang pernah dilakukan. Semua orang akan mampu bertobat, asalkan mau mengikis arogansi dan kesombongan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan diri kita tetap apa adanya. Dan biarkan pula Allah yang akan mencarikan jalan keluar terbaik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar, ikhlas, tawakal dan tetap ikhtiar adalh kunci untuk mendekatkan kenyataan dengan impian kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-732368923201499293?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/732368923201499293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=732368923201499293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/732368923201499293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/732368923201499293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2012/01/masa-yang-telah-berlalu.html' title='Masa Yang Telah Berlalu'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-6221191404871793294</id><published>2011-01-31T15:02:00.000-08:00</published><updated>2011-01-31T15:03:45.297-08:00</updated><title type='text'>Kepemimpinan dalam Keperawatan</title><content type='html'>PEMIMPIN, bukan anak buah. Dialah yang bertanggung jawab. Dalam situasi yang sulit ia bukan sekedar pemangku jabatan, melainkan seorang yang menimbulkan gerakan dengan kekuatan pengaruhnya. Maka di jaman sulit, namanya bisa menjelma menjadi motivator, coach, penerjemah, nabi, dai, guru, paus, jenderal, suhu atau panglima. Beda benar dengan sebutan-sebutan formal yang tertera pada surat keputusan pemangku jabatan : direktur, kepala bagian, kepala bidang, kepala seksie, kepala subbagian dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memimpin sebuah perubahan, pemimpin harus me-Re-Code dirinya dari sekedar pemangku jabatan menjadi sesuatu yang menggerakan. Seorang pemangku jabatan hanyalah pemimpin level satu, yaitu pemimpin yang berada pada lapisan terendah dengan daya pengaruh yang nyaris tak berbunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin level satu adalah seorang pemimpin karena memiliki posisi (kita jadi bos karena kita memiliki SK). Dengan memegang posisi, praktis tak ada orang lain yang bisa mengganggu dirinya. Bawahan ikut karena mereka harus ikut (they follow you because they have to). Tanpa tanda tangan bos, Anda tak bisa melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin level ini sebenarnya bukanlah pemimpin. Ia hanyalah manajer biasa, yaitu orang yang bekerja dengan system. Ia hanya menjaga system yang ada. Bahkan sangat mungkin mengamankan kepentingan bosnya, atau sekedar menyenangkan keinginan bosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya dengan pemimpin adalah, ia haruslah seorang yang melihat jauh ke depan. Seseorang yang menciptakan pembaharuan dengan pemikiran-pemikiranya yang diikuti oleh anak buahnya. Ia melakukan suatu karya agung (greatness), bukan sekedar melakukan sesuatu yang baik (being good).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin mencapai greatness melalui quality of work (karya-karya yang berkualitas) yang original (belum pernah dilakukan orang lain) sehingga bagi banyak orang, hal ini berarti sebuah tindakan revolusioner (revolutionalizing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ada banyak sebab mengapa kebanyakan pemimpin pada suatu organisasi terperangkap pada level satu. Sekolah yang terlalu mengandalkan prestasi akademis (bukan kepemimpinan), kecenderungan formalitas, serta atasan-atasan yang rata-rata juga pemimpin level satu, punya kecenderungan memilih orang yang sama seperti mereka. Pepatah Amerika mengatakan, bird of a feather flock together (burung-burung yang bulunya sama, membentuk kelompok yang sama). Orang-orang bermental manajer bahkan punya kecenderungan “takut” dengan mereka yang punya kecenderungan menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan mengontrol orang-orang yang bebas-merdeka, kreatif dan berani, agar tetap berada di bawah kendalinya. Manajer tidak menghasilkan atau menciptakan pemimpin, melainkan hanya menciptakan bawahan atau pengikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perawatan, hal itupun rata-rata terjadi di banyak institusi. Seorang manajer keperawatan lebih berorientasi sebagai kepanjangan tangan atasannya. Tidak berani berargumen, tidak berani menyampaikan pendapat, takut dianggap gagal, lebih suka mengorbankan anak buah bahkan sampai pada tingkat ABS (Asal Bos Senang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi-kondisi seperti inilah yang kemudian memunculkan ketidakberdayaan profesi perawat di banyak institusi untuk menentukan nasibnya sendiri. Menerima kondisi apa adanya, tidak berdaya, takut mengambil sikap, hanya bicara di belakang, ngedumel dll adalah fenomena yang banyak ditemukan di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun teori-teori kepemimpinan banyak didapatkan baik melalui pendidikan formal perawat maupun melalui pelatihan-pelatihan, tapi memang kebanyakan seorang pemimpin sudah dibentuk dari sononya untuk menjadi seorang pemimpin. Maka bila itu tidak ada, seorang manajer perawatan mestinya harus belajar keras tentang teori-teori kepemimpinan praktis kemudian dipraktekan melalui interaksi yang intens dengan anak buah, menghilangkan hambatan komunikasi, membangun kebersamaan, membangun mimpi untuk diraih bersama, membangun motivasi, menjadi contoh pembaharu, membangun team, menjadi leader dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari itu, kita semua saat ini membutuhkan pemimpin, bukan sekedar manajer. Manajer bisa diperoleh dari sekolah-sekolah, sedangkan pemimpin diuji dalam “pasar”. Ia diuji oleh masyarakat, komunitas, klien, perusahaan dan sebagainya. Ia diterima oleh “pasar” karena nilai-nilai (value) yang dimiliki dan manfaat (benefit) yang mereka berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(disarikan dari buka Re-Code karya Renald Kasali, PhD)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-6221191404871793294?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/6221191404871793294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=6221191404871793294' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/6221191404871793294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/6221191404871793294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2011/01/kepemimpinan-dalam-keperawatan.html' title='Kepemimpinan dalam Keperawatan'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-833426126109952570</id><published>2010-12-13T06:49:00.000-08:00</published><updated>2010-12-13T06:53:11.492-08:00</updated><title type='text'>Lemparan Batu dari Tuhan</title><content type='html'>Peter F Drucker menulis dalam bukunya, "Lebih penting melakukan yang benar daripada melakukan dengan benar. Karena di sana ada harga yang harus dibayar, dan harga ini bukan hanya mahal, tetapi harga ini memiliki nilai yang sangat tinggi sebagai sumbang sih pemikiran dan inovasi sejarah umat manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang (safety player) pendapat ini mungkin tidak diterima. Tapi siapa yang berani menyalahkan Thomas Alva Edison karena laboratoriumnya yang terbakar tapi akhirnya kita dapat menikmati terangnya cahaya di malam hari, menyalahkan Kolonel Sounders yang berkali-kali ditolak terhadap resep masakannya Kentucky Fried Chicken, atau terhadap Galileo Galilei yang harus dihukum mati karena teorinya yang menyebut bumi itu bulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan dalam satu peristiwa, tidaklah pantas bagi kita untuk dimaknai sebagai kekalahan apalagi hukuman. Selama yang kita lakukan benar, kegagalan adalah lemparan batu dari Tuhan untuk memposisikan diri kita agar tidak terjerumus ke dalam lembah yang lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hari ini kita merasakan lemparan batu yang begitu terasa menyakitkan, akankah dimaknai sebagai bagian dari dinamika hidup atau sebagai kejadian yang harus dihindari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Life is Choice. begitu kata para Filsuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian mengambil risiko moderat untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain, perusahaan dan masyarakat merupakan awal yang baik untuk memulai hidup baru dengan menyalakan lentera kehidupan. Tidak dapat dipungkiri, begitu komitmen itu mulai dibangun, maka pada saat yang bersamaan itu pula rasa takut mulai datang untuk menghambat laju komitmen itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani berarti melawan rasa takut, menguasai rasa takut. Bukannya tidak merasa takut. Lebih baik mengambil risiko sekarang, daripada selalu hidup dalam ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kehidupan yang menyedihkan adalah ketidakberanian mengambil risiko sekecil apapun. Orang yang tidak mau mengambil risiko berarti dia tidak akan meraih apapun, tidak memiliki apapun, tidak merasakan apapun dan akhirnya tidak menjadi apa apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*disadur dari berbagai sumber&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-833426126109952570?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/833426126109952570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=833426126109952570' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/833426126109952570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/833426126109952570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2010/12/lemparan-batu-dari-tuhan.html' title='Lemparan Batu dari Tuhan'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-397170812868988100</id><published>2010-12-10T01:45:00.000-08:00</published><updated>2010-12-10T01:48:31.367-08:00</updated><title type='text'>Moment dari Tuhan</title><content type='html'>Sudah menjadi ketetapan Nya, bahwa kita dihadiahi oleh Tuhan dalam kehidupan ini berupa moment-moment yang selalu dan akan selalu hadir. Moment yang diberlakukan kepada semua orang diantaranya: tiap hari ada 1/3 malam terakhir, tiap minggu ada hari Jum'at, tiap bulan ada pertengahan bulan, tiap tahun ada Rhomadlon, Idul Fitri dan Idul Adha. Dan sederetan moment lain seperti bencana alam, kecelakaan, wabah penyakit dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pribadi kitapun, Tuhan memberikan banyak sekali moment kepada kita. Ingatlah saat kita masih balita. Pertama kali masuk sekolah, adalah moment kita. Lulus sekolah SD, SMP, SMA, PT juga moment, ulang tahun juga moment, pernikahan, kelahiran anak, kematian kerabat, sakit, putus asa semua adalah moment bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, mengapa moment itu musti ada dan mengapa pula Tuhan memberikannya kepada kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi alasan yang paling mendasar adalah agar kehidupan kita tidak flat sebagai garis lurus tanpa gelombang. Setiap hari hanya rutinitas, singgah dari pemberhentian satu ke pemberhentian yang lain. Karena bila itu yang terjadi, maka kehidupan ini tidak akan ada gairah, tidak ada kreatifitas, tidak ada semangat, tidak ada perbaikan dan sederet lagi hal-hal negatif yang mungkin akan dijumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka manfaatkanlah moment yang hadir dalam kehidupan kita sebaik-baiknya. Saat tahun baru tiba, tidak ada salahnya untuk merenung tentang produktifitas kita. Ketika ulag tahun tiba, tidak ada jeleknya kita bermuhasabah tentang usia kita yeng telah dihabiskan. Saat pernikahan tiba dan kelahiran anak datang adalah moment penting yang telah merubah segalanya tentang dunia baru kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kematian kerabat adalah moment penting untuk bersiap diri atau saat kita sakit adalah moment penting untuk mengistirahatkan fikiran dan fisik kita yang selama ini telah kita habiskan untuk mengejar keinginan dan kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memaknai setiap moment yang hadir kepada kita sebagai sebuah journey of life maka kita akan terbawa pada suasana baru, mental dan emosi baru yang membawa kita pada kesegaran dan semangat yang baru. Maka pandai-pandailah memanfaatkan moment yang dihadirkan oleh Tuhan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat kita tak mampu merasakan datangnya  moment yang dihadirkan oleh Tuhan, maka CIPTAKANLAH MOMENT SENDIRI agar kita senantiasa berada pada kondisi penuh semangat, antusias menatap masa depan, penuh motivasi dan memiliki energy positif untuk mendapatkan kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menciptakan moment?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita terlarut dalam perasaan jenuh, ketika kita terbawa dalam emosi yang datar, ketika kita masuk dalam motivasi kurve delta, mulailah berfikir untuk menciptakan moment pribadi yang mampu membangkitkan gelombang alfa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan mengambil DC Shock sehingga kita terbangun dari mimpi? Atau TKL untuk menghapus sebagian memori keruh kita? Oooo jangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculkan kreatifitas, tumbuhkan rasa cinta kepada orang-orang yang pernah menghiasi hidup kita, bengkitkan memori indah masa yang telah lewat, buat succes story dalam hidup, berbuat baik ke orang lain, menolong teman, silaturahmi, baca buku, merajut kembali rencana yang tertunda dan lain lain sampai kemudian muncul dalam diri kita semangat baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sederatan cara  bagaimana menciptakan moment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita sudah tahu, masihkan kita berkeluh kesah dengan keadaan yang menyertai kita hari ini, yang sebenarnya juga merupakan moment dari Tuhan agar kita mau berintrospeksi. Yakinlah nothing immposibble on God Hand.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-397170812868988100?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/397170812868988100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=397170812868988100' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/397170812868988100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/397170812868988100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2010/12/moment-dari-tuhan.html' title='Moment dari Tuhan'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-3039077881300615160</id><published>2010-01-11T17:29:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T17:30:28.698-08:00</updated><title type='text'>Kedewasaan Kita</title><content type='html'>Tidak mudah memang untuk menjadi dewasa. Butuh waktu, butuh proses dan pasti butuh perjuangan. Seleksi alam telah mengajarkan kepada kita, bagaimana sampai hari ini kita masih bisa survive menjadi manusia. Dari sebuah sel telur dan zygot, membentuk ovum, sampai menjadi janin, lahir sebagai bayi mungil, anak-anak sampai kemudian dewasa seperti sekarang ini adalah sebuah bukti seleksi alam yang luar biasa. Dan kita mampu menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja zygot kecil kita dulu kalah dalam bersaing, tentulah kita tidak akan terlahir. Kalau saja janin mungil dulu kita tidak mampu bertahan dalam rahim, tentulah hari ini kita tidak ada di sini. Kalau saja saat bayi waktu itu kita tidak kuat menahan berbagai serangan penyakit, tentu kita juga tidak ada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu, proses dan perjuangan panjang telah menghasilkan fenomena fisik diri kita menjadi dewasa. Tapi apakah kedewasaan fisik kita itu serta merta diikuti oleh kedewasaan emosi, kedewasaan pikiran dan kedewasaan spiritual kita? Ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki kedewasaan fisik tidak serta merta emosi, pikiran dan spiritualnya dewasa. Ketiga hal inipun ternyata membutuhkan waktu, proses dan perjuangan yang cukup untuk dapat meraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan formal saat ini, lebih mengedepankan hanya pada aspek fisik dan pikiran (intelektual). Kelulusan dilihat dari seberapa Indek Prestasi yang diraih. Sehingga banyak orang dengan aspek intelektual yang bagus tapi gagal dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Akibatnya kesuksesanpun sulit untuk didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dunia pendidikan saat ini sudah mulai memperhatikan soft skill bagi para anak didiknya, tapi pada kenyataannya, soft skill hanya sebagi bekal saja bagi anak didik, bukan sebagai alat ukur yang dapat mempengaruhi Indek Prestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek berikutnya, lembaga formalpun banyak yang hanya sekedar melihat ijazah yang dikantongi oleh seseorang, tanpa mau melihat sisi yang lain. Hingga pada masanya, masyarakat baru menyadari dan menyesal setelah dia berinteraksi dan bekerja....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooooo....ternyata tidak kompeten. Tidak sebanding dengan ijazah yang dimiliki."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-3039077881300615160?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/3039077881300615160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=3039077881300615160' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/3039077881300615160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/3039077881300615160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2010/01/kedewasaan-kita.html' title='Kedewasaan Kita'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-271542815983318484</id><published>2009-04-20T01:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T01:29:49.283-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kompetensi perawat'/><title type='text'>Sertifikat Menjadi Tidak Lagi Penting</title><content type='html'>Judul ini saya ambil dari salah seorang motivator kenamaan, Krsihnamurti. Beliau menulis catatannya tentang hal ini di http://portalnlp.com juga dalam bukunya Share the Key yang merupakan salinan dari tulisan-tulisan beliau. Selengkapnya, tulisan beliau sebagai berikut......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Paling tidak buat bisnis training saya. Pasar akan menilai karya saya, bukan lagi sertifikat saya. Pengalaman selama tahun ini mengatakan bahwa pasar melihat karya nyata yang dicetak di lapangan adalah sertifikat yang sudah teruji dibanding sertifikat yang sudah dicetak di atas sehelai kertas. Sertifikat karya nyata lebih mahal nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita belajar dari kehidupan bahwa ijazah sekolah tidaklah menjadi jaminan keberhasilan kita di kehidupan ini. Ironis sekali bila kita sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;trainer&lt;/span&gt; justru melabelkan diri dengan berbagai titel di depan dan di belakang nama kita yang memberikan kesan bahwa AKU ADALAH ORANG PINTAR. (Padahal untuk saat ini untuk menjadi orang pintar sangatlah murah. Anda hanya perlu minum TOLAK ANGIN saja, maka anda sudah mendapat gelar ORANG PINTAR, he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah, semua sertifikat yang saya peroleh selalu saya hanyutkan ke laut, untuk dipersembahkan lagi kepada sang pemilik dunia. Aku hanyalah alat Mu. Sertifikat hanyalah membuatku terbeban berat dan sering sekali terpeleset menjadi sombong. Jika Engkau masih mempercayaiku, maka aku percaya bahwa Engkaulah yang akan menjadi sertifikatku.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah rangkaian kalimat Beliau yang ditulis dalam buku Key the Share. Kita boleh sepakat, boleh juga tidak. Tapi rangkaian kalimat Beliau dapat menjadi bahan pemikiran bagi kita para perawat, agar tidak memandang sebelah mata terhadap rekan-rekan kita yang telah memberikan sumbang sihnya kepada profesi ini, walaupun mereka tidak menyandang gelar Ners di belakang namanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-271542815983318484?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/271542815983318484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=271542815983318484' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/271542815983318484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/271542815983318484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/04/sertifikat-menjadi-tidak-lagi-penting.html' title='Sertifikat Menjadi Tidak Lagi Penting'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-9059278447694046048</id><published>2009-04-18T04:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T04:43:11.662-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Formal Identik dengan Kompetensi?</title><content type='html'>Tidak mudah memang untuk menjadi dewasa. Butuh waktu, butuh proses dan pasti butuh perjuangan. Seleksi alam telah mengajarkan kepada kita, bagaimana sampai hari ini kita masih bisa survive menjadi manusia. Dari sebuah sel telur dan zygot, membentuk ovum, sampai menjadi janin, lahir sebagai bayi mungil, anak-anak sampai kemudian dewasa seperti sekarang ini adalah sebuah bukti seleksi alam yang luar biasa. Dan kita mampu menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja zygot kecil kita dulu kalah dalam bersaing, tentulah kita tidak akan terlahir. Kalau saja janin mungil dulu kita tidak mampu bertahan dalam rahim, tentulah hari ini kita tidak ada di sini. Kalau saja saat bayi waktu itu kita tidak kuat menahan berbagai serangan penyakit, tentu kita juga tidak ada saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu, proses dan perjuangan panjang telah menghasilkan fenomena fisik diri kita menjadi dewasa. Tapi apakah kedewasaan fisik kita itu serta merta diikuti oleh kedewasaan emosi, kedewasaan pikiran dan kedewasaan spiritual kita? Ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memiliki kedewasaan fisik tidak serta merta emosi, pikiran dan spiritualnya dewasa. Ketiga hal inipun ternyata membutuhkan waktu, proses dan perjuangan yang cukup untuk dapat meraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan formal saat ini, lebih mengedepankan hanya pada aspek fisik dan pikiran (intelektual). Kelulusan dilihat dari seberapa Indek Prestasi yang diraih. Sehingga banyak orang dengan aspek intelektual yang bagus tapi gagal dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Akibatnya kesuksesanpun sulit untuk didapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dunia pendidikan saat ini sudah mulai memperhatikan soft skill bagi para anak didiknya, tapi pada kenyataannya, soft skill hanya sebagi bekal saja bagi anak didik, bukan sebagai alat ukur yang dapat mempengaruhi Indek Prestasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek berikutnya, masyarakatpun banyak yang hanya sekedar melihat ijazah yang dikantongi oleh seseorang, tanpa mau melihat kompetensi yang dimiliki seseorang. Tidak terkecuali di DUNIA PERAWATAN. Maka patut untuk dikaji, apakah pendidikan formal identik dengan kompetensi?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-9059278447694046048?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/9059278447694046048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=9059278447694046048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9059278447694046048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9059278447694046048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/04/pendidikan-formal-identik-dengan.html' title='Pendidikan Formal Identik dengan Kompetensi?'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-2942952632499854786</id><published>2009-04-12T21:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T22:33:28.052-07:00</updated><title type='text'>Keputusan Teknologi Real Count Diambil Tanpa Tim Ahli?</title><content type='html'>detic.com&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pilihan teknologi untuk tabulasi nasional Pemilu 2009 atau real count patut dipertanyakan. Ada indikasi, keputusan untuk menggunakan teknologi ini diambil saat KPU mengalami kevakuman tenaga ahli IT.&lt;br /&gt;ADVERTISEMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPU membentuk tim ahli IT untuk keperluan Pemilu 2009 pada tanggal 10 Desember 2008. Tim yang dikepalai oleh Bambang Edi Leksono dan beranggotakan 7 orang itu melaporkan hasil kerja mereka 14 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 1 Februari, dua pimpinan tim ini, yakni Ketua Bambang Edi Leksono dan Sekretaris Hemat Dwi Nuryanto, tidak lagi dipekerjakan. Padahal 2 orang inilah yang paling berperan dalam pembahasan mengenai persiapan sistem informasi Pemilu 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu dicatat, tim ini tidak merekomendasikan penggunaan teknologi Intelligent Character Recognition (ICR) yang sekarang dipakai. "Kami tidak pernah merekomendasikan penggunaan teknologi ICR," ujar mantan Sekretaris Tim Teknis TI KPU Hemat Dwi Nuryanto kepada detikcom, Minggu (12/4/2009) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai tim ini menyerahkan laporannya ke KPU, laporan yang menurut Hemat tidak pernah diindahkan, KPU mengadakan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Namun anehnya, pihak BPPT pun mengaku tidak turut serta dalam proses pengambilan kebijakan menyangkut penggunaan teknologi untuk tabulasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika kami masuk sistem sudah setengah jalan, seperti pengadaan barang dan spesifikasinya sudah diputuskan," aku Kepala BPPT Marzan A Iskandar saat diwawancarai beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diberitakan, BPPT menandatangani MoU dengan KPU pada tanggal 12 Maret 2009. Jika BPPT tidak berperan dalam pengambilan keputusan menyangkut penggunaan teknologi tabulasi, sedangkan tim TI KPU sebelumnya juga tidak, lantas atas saran siapa KPU memutuskannya?&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai orang yang perhatian terhadap IT jadi heran. Bahkan saya sempat ngomong ke orang dekat saya kemarin sebelum berita ini dimuat, "KPU itu memang belum pantes kok menggunakan Teknologi Informasi, kecuali hanya gagah-gagahan dan menghabiskan anggaran."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-2942952632499854786?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/2942952632499854786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=2942952632499854786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/2942952632499854786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/2942952632499854786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/04/keputusan-teknologi-real-count-diambil.html' title='Keputusan Teknologi Real Count Diambil Tanpa Tim Ahli?'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-5034738232366890832</id><published>2009-04-08T01:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-08T01:49:06.509-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak perawat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemilu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hak pasien'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='golput'/><title type='text'>Hak Perawat dan Orang Sakit yang Terabaikan</title><content type='html'>Pemilu tinggal satu malam nanti. Besok penentuan nasib Bangsa ini melalui pemihan langsung anggota legislatif. Hiruk pikuk persiapan pemilu sudah dimulai satu tahun yang lalu. Tapi hari ini saya dan beberapa teman yang pedui terhadap agenda lima tahunan itu menjadi kecewa. Bagaimana tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun yang lalu teman-teman saya menjadi relawan di rumah sakit untuk membantu KPPS karena di rumah sakit ada TPS khusus yang diperuntukan bagi para pasien dan teman-teman perawat yang saat itu jaga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya katakan mereka menjadi relawan? Karena 3 hari sebelum hari pemilihan, mereka sudah mulai bekerja mendaftar para perawat yang akan memberikan suaranya melalui TPS rumah sakit, juga mendata para pasien yang diperkirakan pada hari H memberikan suaranya di TPS khusus rumah sakit. Kemudian pada hari H, mereka berkeliling ke seluruh ruang perawatan dengan membawa bilik suara, kotak suara dan kartu suara serta perlengkapan yang lain untuk melayani pasien-pasien yang sedang dirawat. Pernahkan kondisi itu terbayangkan oleh para pejabat KPU atau para anggota legislatif yang menyusun undang-undang pemilu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meyakini tidak. Karena yang terjadi saat ini, setidaknya di rumah sakit saya dan mungkin juga rumah sakit lain, TPS khusus untuk orang sakit dan para perawat yang notabene saat itu sedang merawat mereka yang sakit, sudah ditiadakan. Para perawat dan pasien disuruh untuk memberikan suaranya di TPS terdekat. Padahal kita tahu, TPS terdekat hanya menyediakan sisa kartu suara 2%, yang kata teman-teman saya para anggota TPS, diperkirakan hanya sekitar 5 - 8 kartu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya? Teman saya perawat yang jaga pagi besok sekitar 50 perawat dan pasien yang dirawat sekitar 300 orang, mereka diprediksi akan GOLPUT alias tidak bisa memberikan hak suaranya. Teman-teman saya untuk pulang ke TPS di rumah terlalu jauh, sementara TPS sekitar, kartu suaranya terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pasien, lebih tragis lagi. Tidak ada kesempatan sama sekali untuk memberikan suaranya, karena jangankan untuk berjalan, untuk duduk saja mereka banyak yang kelelahan. Dan sangat tidak etis ketika seorang pasien atas nama kepedulian terhadap masa depan bangsa, mereka harus didorong pakai brankard atau kursi roda dengan tangan diinfus, didorong melewati jalanan umum yang becek dan berdebu, ditambah dengan hiruk pikuknya jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya...bersama ratusan perawat yang lain di seluruh Indonesia dan ribuan pasien yang lain di seluruh Indonesia, mereka harus merelakan hak mereka "tidak mendapat kesempatan untuk memilih". Karena saya juga tidak yakin, bahwa TPS terdekat akan mau berkeliling ke rumah sakit sambil mengedarkan bilik dan kotak suara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-5034738232366890832?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/5034738232366890832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=5034738232366890832' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/5034738232366890832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/5034738232366890832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/04/hak-perawat-dan-orang-sakit-yang.html' title='Hak Perawat dan Orang Sakit yang Terabaikan'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-4175661333665593463</id><published>2009-03-26T04:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T04:49:23.960-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='poligami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='caleg'/><title type='text'>Solidaritas Perempuan akan Umumkan Caleg yang Berpoligami</title><content type='html'>detik.com, 26 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Solidaritas perempuan Indonesia akan mengumumkan caleg yang berpoligami. Mereka pun menolak para caleg tersebut. Alasannya, kaum hawa menginginkan wakil rakyat yang memiliki perspektif perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita prihatin, mereka tidak terang-terangan. Kalau mereka melakukan poligami harus diberitahukan kepada masyarakat. Sebagai masyarakat pemilih, kita ingin tidak mereka menyembunyikan track recordnya," jelas koordinator solidaritas perempuan Indonesia, Yeni Rosa Damayanti saat berbincang melalui telepon, Kamis (26/3/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeni mengaku memiliki daftar caleg yang berpoligami dan jumlahnya mencapai puluhan. Rencananya daftar ini akan diumumkan pada Jumat 27 Maret 2009, di Gedung YLBHI, Jl Diponegoro, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan hadir dalam acara itu sejumlah artis antara lain Trie Utami, Ria Irawan, dan Nia Dinata. "Ini kepentingan politik kaum perempuan. Terserah pada masyarakat mau memilih atau tidak. Tapi yang penting perempuan jangan diremehkan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Membaca berita itu, saya bertanya-tanya. Apa sebenarnya tujuan mereka mengadakan acara begituan. Cari popularitas, cari sensasi, atau ada pesanan dari partai tertentu untuk menjatuhkan salah satu atau salah dua partai peserta pemilu yang calegnya pada poligami?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau bener-bener ingin solider terhadap perempuan, kalau bener-bener ingin memilih orang yang baik track recordnya, mengapa tidak mengumumkan saja caleg yang suka mesum, caleg yang selingkuh, caleg yang koruptor, caleg yang seneng mabok, caleg yang tidak spakat dengan pornografi dan sejenisnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena saya membela laki-laki yang berpoligami, bukan pula karena saya simpatisan partai yang calegnya ada yang berpoligami. Tapi mengapa kita tidak bisa adil, memandang sesuatu secara utuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya curiga Yeni Rosa Damayanti sebagai koordinator aksi itu, melihat poligami hanya dari sudut pandang emosi dia sendiri, atau mendapat pesanan dari kepentingan kelompok tertentu. Pernahkah dia berbincang-bincang atau berdiskusi dengan istri para caleg yang berpoligami itu, toh dia memiliki daftarnya. Apakah benar kondisi para istri sholihah itu tidak bahagia seperti yang ada di benak Yeni? Atau justru Yeni malah iri terhadap para wanita sholihah itu, karena mereka jauh lebih bahagia dibanding dia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, apa hubungan poligami dengan kepentingan politik perempuan? Sejak kapan dengan poligami perempuan diremehkan? Sekali lagi.... mengapa bukan mereka yang SELINGKUH yang diumumkan? Bukankah justru merekalah yang meremehkan perempuan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-4175661333665593463?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/4175661333665593463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=4175661333665593463' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4175661333665593463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4175661333665593463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/solidaritas-perempuan-akan-umumkan.html' title='Solidaritas Perempuan akan Umumkan Caleg yang Berpoligami'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-4847334364361066788</id><published>2009-03-22T23:51:00.000-07:00</published><updated>2009-03-22T23:57:31.514-07:00</updated><title type='text'>The Next Nursing Generation</title><content type='html'>Kalau boleh dibilang, saat ini ada loose generation di perawatan banyumas. Bukan karena tidak ada orang, tapi mungkin lebih karena rasa pekewuh dengan yang senior. Dan akibat dari itu, komunitas perawat yang bergabung dalam barisan fungsional, masih belum mau/enggan untuk mengambil alih kepemimpinan komunitas yang berlabel komunitas manusia pembelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu yang cerah kemarin, ternyata ada kalimat ahaaa yang keluar dari mulut temen-temen perawat yang lagi jalan-jalan ke Yogya. Ide untuk mendirikan komunitas baru sebagai generasi penerus perawat berikutnya. Maka disepakati, buat kelompok baru, yang kemudian mereka menyebutnya "The Next Generation of Nursing". Mereka pun membuat branding baru "Comunity Nursing Improvement".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat...saya ucapkan dalam hati waktu itu. Semangat yang aku miliki mudah-mudahan benar benar telah menular kepada mereka, generasi baru dengan harapan dan idealisme baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang bisa dilakukan. Kalau saat saat yang lalu kami telah menelorkan tentang Desain Jasa Perawat, ADART Komite, Spiritual Journey, Spirits Corner, MAKSI Training, Home Care, Nyantrik dlm Bimbingan Klinik dan sederetan kerja yang lain, maka generasi ini musti mampu melakukan dan menelorkan banyak hal untuk pembaharuan perawat. beberapa saran yang kami berikan antara lain, lakukan Penelitian Klinis untuk menghasilkan Evidance Base Practice Nursing dan Perbanyak Pelatihan Klinis untuk menghasilkan kompetensi perawat pada posisi advance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga The Next Generation of Nursing Banyumas Hospital, merupakan icon baru untuk pembaharuan perawat di Banyumas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-4847334364361066788?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/4847334364361066788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=4847334364361066788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4847334364361066788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4847334364361066788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/next-nursing-generation.html' title='The Next Nursing Generation'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-4070434424674399909</id><published>2009-03-20T01:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T01:48:12.048-07:00</updated><title type='text'>Spiritual Journey</title><content type='html'>Dikisahkan.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, Ali seorang anak kelas 5 SD, sepulang dari sekolahnya dia tidak langsung pulang ke rumahnya di sebuah panti asuhan bersama 2 orang adiknya. Adiknya yang besar baru kelas 3 SD seorang laki-laki, dan adiknya yang kedua baru duduk di taman kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bel pulang sekolah berbunyi, dia berjalan menuju ke pekuburan yang jaraknya cukup jauh, sekitar 2 km dari sekolah itu. Di sebuah pekuburan masal, Ali duduk di depan dua buah pusara....... yaitu pusara ayah dan pusara ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibersihkannya pusara ibunya, air matanya meleleh....&lt;br /&gt;"Ibu....Ali lelah Ibu............ Ali capek............setiap pagi, Ali harus memandikan adik. Ali juga harus mencuci baju adik. Setelah itu, Ali juga harus menyeterika baju. Ali lelah Ibu. Bangun Ibu..............."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisannya meledak, air matanya bercucuran. "Bangun Ibuu....siang ini Ali juga belum makan Ibu. Kapan Ibu akan bangun bersama kami lagi Ibu...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelh dari pusara Ibunya, Ali pindah ke pusara bapaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak....sepatu Ali sudah rusak Bapak. Tas Ali sudah robek. Teman-teman dibelikan sepatu baru. Teman-teman dibelikan tas baru. Tak ada yang membelikan tas Ali, Bangun Bapak. Adik-adik juga sepatunya telah sobek. Baju adik juga sudah kusam. Bangun Bapak......"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara sekalian....bayangkan.....bayangkan...kalau Ali yang baru kelas 5 SD itu adalah anak kita. Anak kita yang sangat kita cintai. Menangis di atas pusara kita, meratap di atas pusara kita......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara....kita terbujur kaku melihat anak kita meratap, tak mampu berbuat apapun karena kita telah berada di liang lahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tidak.....&lt;br /&gt;Hari ini....kita masih bisa membelai rambut anak kita. Hari ini kita masih bisa menyuapi anak kita. Hari ini kita juga masih bisa bermain dan bercanda dengan anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pagi hari, saat kita belum beraktifitas di kantor....kita masih sempet memandikan anak kita. Sore hari, saat kita belum berangkat tidur, kita juga masih sempat bercerita kepada anak kita mengentar mereka tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa Tuhan ternyata masih sangat sayang kepada kita. Betapa Tuhan masih memberikan karunia yang sangat besar kepada kita. Tuhan masih memberikan kesempatan yang banyak kepada kita untuk mencintai anak-anak kita. Menyayangi dan mengasihi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa Tuhan telah memberikan kita nikmat yang sangat besar dengan kehadiran anak-anak kita yang lucu, yang riang dan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saudara-saudara sekalian.....&lt;br /&gt;Apa yang kita lakukan saat anak-anak kita mencari perhatian kita? Apa yang dilakukan oleh kita saat anak-anak kita membuat ulah kepada kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mudahnya tangan kita menjewer mereka? Betapa ringannya tangan kita menjiwit mereka. Betapa gampangnya tangan kita memukul mereka, menyakiti mereka. Dan mulut kita pun ikut-ikutan berteriak, membentak, memarahi mereka...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku......&lt;br /&gt;Manakah rasa syukur kita kepada Tuhan atas karunia yang banyak itu? Manakah terimakasih kita kepada Tuhan atas limpahan nikmat yeng telah Dia berikan kepada kita? Karena kesesalan kita, karena kelelahan kita, karena emosi kita..................betapa kita menjadi orang yang mudah lupa menyia-nyiakan anugerah dan titipan yang diberikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saudaraku....&lt;br /&gt;Mulai saat ini dan seterusnya, marilah kita bertaubat kepada Tuhan, beristighfar dengan istighfar sebanyak-banyaknya, sehingga kita selalu terlindung dari gangguan syaitan yang senantiasa berusaha menyesatkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirrulloohal 'adziiim..........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-4070434424674399909?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/4070434424674399909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=4070434424674399909' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4070434424674399909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4070434424674399909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/spiritual-journey.html' title='Spiritual Journey'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-1079319679865518252</id><published>2009-03-18T22:34:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T22:54:38.306-07:00</updated><title type='text'>Manajemen Issue untuk Perbaikan</title><content type='html'>Hari ini betapa rasa syukur kepada Tuhan YME pantas sekali untuk aku lantunkan. Batapa tidak, dua bulan yang lalu saat pertama Launching Kamis Ilmiah, peserta yang hadir tidak pernah lebih dari 30 orang. Walaupun materi-materi yang disampaikan cukup menarik dan publikasipun dilakukan dengan baik, tapi respon temen-temen perawat pelaksana masih rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya pun dilakukan, sosialisasi secara terus menerus, publikasi melalui buletin juga dilakukan. Sepekan yang lalu, ada kenaikan yang cukup signifikan, peserta sudah mencapai 70 perawat pelaksana. Tapi rasanya belum puas bila belum mencapai 100 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitungannya adalah sebagai berikut : 30 orang dari yang shift malam, 30 orang yang shift sore dan 30 orang shift pagi. Ditambah dengan Panitia Peningkatan Mutu Asuhan Keperawatan sebagai Event Organizernya, maka kira-kira 100 orang bisa dicapai. Inipun sudah minus mereka yang sedang libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kamis Ilmiah hari ini, angka itu alhamdulillah telah tercapai. Pertemuan ilmiah perawat yang diadakan setiap hari Kamis telah mencapai 125 orang. Mereka yang jaga malam, jaga sore bahkan mereka yang libur pun ikut pertemuan tersebut. Terimakasih Ya Tuhan, Engkau telah menumbuhkan ghiroh/semangat dalam hati mereka untuk belajar dan belajar terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak serta merta memang mereka hadir. Di samping publikasi yang terus menerus, materi-materi yang menarik dari berbagai profesi, tapi juga memang ada target tertentu yang sengaja kita gulirkan untuk dijadikan sebagai issue. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Issue yang kita gulirkan adalah tentang Uji Kompetensi Perawat dengan Work Place Assesment. Didahului oleh Badan Kepegawaian Daerah yang telah menerapkan sertifikasi dalam memberikan tunjangan fungsional kepada perawat, issue ini menjadi sesuatu yang cukup mendapat perhatian. Karena lewat Kamis Ilmiah inilah temen-temen perawat dipaksa untuk meng-upgrade ilmunya, sehingga aktifitas keperawatan di ruangan tidak sampai menjadi rutinitas tanpa makna dalam memberikan perawatan kepada pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen issue, ternyata efektif untuk mengawali perubahan ke arah perbaikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-1079319679865518252?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/1079319679865518252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=1079319679865518252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/1079319679865518252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/1079319679865518252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/manajemen-issue-untuk-perbaikan.html' title='Manajemen Issue untuk Perbaikan'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-608119310003063360</id><published>2009-03-11T22:17:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T22:28:30.140-07:00</updated><title type='text'>Mendagri: PNS Boleh Ikut Kampanye Asal Jangan Pakai Seragam</title><content type='html'>sumber detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju PNS warna coklat 'diharamkan' dipakai saat pesta demokrasi. Mendagri berpesan agar PNS yang ikut kampanye tidak mengenakan baju seragam sebab takut dikira ada yang memobilisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baju kita itu coklat, kalau berkelompok-kelompok langsung kelihatan. Sebagai PNS, boleh saja kita ikutan kampanye. Tetapi sendiri saja. Jangan pakai baju PNS ramai-ramai di tempat yang sama. Nanti dikira ada yang memobilisasi," kata Mendagri Mardiyanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disampaikan dia saat memberikan pembekalan kepada Panwaslu, KPUD, Pemda se-Indonesia, di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi, kata Mardiyanto, PNS punya hak politik. Mardiyanto meminta agar PNS tidak terjebak politik praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi PNS itu berat ya. PNS juga tidak dilarang kampanye asalkan secara pribadi. Maka gunakan baju dengan sebaik-baiknya karena sosial kontrol sangat tinggi," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan dia, PNS sebaiknya tidak perlu terbawa dengan suasana dari masyarakat yang hendak memboikot pemilu. "Kita jangan terpengaruh. Kita lawan dengan jernih," kata Mardiyanto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-608119310003063360?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/608119310003063360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=608119310003063360' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/608119310003063360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/608119310003063360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/mendagri-pns-boleh-ikut-kampanye-asal.html' title='Mendagri: PNS Boleh Ikut Kampanye Asal Jangan Pakai Seragam'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-9095149264911012502</id><published>2009-03-05T00:07:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T00:47:40.270-08:00</updated><title type='text'>Toh Tuhan Maha Adil</title><content type='html'>Ini adalah kisah di Rumah Sakit Internasional, di negeri Antah Barantah. Di rumah sakit itu, terdapat Direktur, empat Wadir, masing-masing Wadir ada dua Bidang. Kaena menerapkan prinsip miskin struktur kaya fungsi, maka eselon empat ditiadakan. Setelah eselon tiga, dibawahnya langsung Pejabat Fungsional.&lt;br /&gt;Penerapan kaya fungsi atau lebih keren dengan istilah Lintas Fungsi, mengakibatkan penyelesaian segala masalah di rumah sakit itu diselesaikan secara "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;gropyokan&lt;/span&gt;". Tanggug jawabnya siapa harus menyelesaikan apa, tidak jelas. Tapi dengan sistem ini, diyakini banyak masalah bisa diselesaikan dengan baik, karena orang dibiarkan untuk hidup bebas, saling membantu dan tolong menolong.&lt;br /&gt;Itu pula yang kemudian, tidak terlihat lagi "mana orang yang memiliki kompetensi dan tidak memiliki kompetensi". Bahkan kalau bisa memanfaatkan orang yang aktif dan produktif, seseorang yang kebetulan memiliki jabatan tinggi, bisa hanya cukup tanda tangan dan membuat laporan terhadap suatu kegiatan, tanpa harus repot-repot turun ke lapangan, mencari solusi, membimbing, memotivasi, menggerakan apalagi mengevaluasi.&lt;br /&gt;Cukup duduk di belakang meja, dan prestrasi........ "lihat saja dari laporan saya!"&lt;br /&gt;Walau begitu, toh Tuhan Maha Adil.........&lt;br /&gt;Pada suatu hari, rumah sakit itu menghadapi masalah yang cukup serius. Semua orang tahu, bahwa masalah yang dihadapi oleh manajemen rumah sakit itu adalah tanggung jawabnya salah satu Wadir di rumah sakit itu. Tapi karena kebiasaan "yang penting tanda tangan," maka ketika menghadapi masalah yang cukup serius itu yang semua orang sebenarnya bisa menunjuk hidung Sang Wadir, maka dengan sigapnya.....hidungnya disimpan. Dan mulailah dengan model lama.....siapa yang salah? dijawab serempak "PERAWAT"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-9095149264911012502?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/9095149264911012502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=9095149264911012502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9095149264911012502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9095149264911012502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/03/toh-tuhan-maha-adil.html' title='Toh Tuhan Maha Adil'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-4972448351332819942</id><published>2009-02-09T23:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T23:49:25.091-08:00</updated><title type='text'>Rasionalitas: Kasus Rumor McD</title><content type='html'>Re-Code: Renald Kasali, PhD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore hari di tahun 1970-an, seorang penjaga kedai di McDonald mengeluh pada atasannya. Tak seperti biasanya, hari itu kedai McD tampak sepi. Tak ada antrean dan suara anak-anak. Mereka saling bertanya dan manajerpun mulai curiga. Esok paginya orang-orang yang bekerja di sana mulai merasa lebih jelas. Ternyata yang mulai sepi dikunjungi konsumen bukan hanya satu kedai itu saja, melainkan juga kedai-kedai McD lainnya di kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jelas, ada sebuah rumor yang beredar di kota itu yang mengatakan bahwa McD memakai daging cacing, bukan daging sapi. Warnanya sama-sama merah. Hari itu, rumor itu beredar cukup kuat, dan orang-orang yang mendengar beritu itu telah menyampaikan kepada empat sampai delapan orang lainnya. Orang-orang yang mendengar berita itu tiba-tiba menjadi enggan ke McD. Mereka kaget. Seperti orang yang terkena kecelakaan, mereka bengong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayakah masyarakat Amerika terhadap berita itu?&lt;br /&gt;“Saya cuma terkejut,” ucap seorang warga.&lt;br /&gt;Yang lainnya mengatakan begini,”Kayaknya tidak mungkin ya McD memakai daging cacing.”&lt;br /&gt;McDonald bertindak cepat. Di Amerika Serikat orang sangat percaya kepada Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) mereka yang sangat credible yaitu FDA (Food and Drug Administration). FDA dikenal sangat ketat dan mempunyai peneliti-peneliti yang andal serta tidak dapat dibeli. Tak lama setelah itu McDonald’s pun menyebarkan pemflet yang dipasang di kaca-kaca jendela kedai-kedainya. Tulisannya: 100% Pure Beef. Di bawahnya tertera nama endosernya, yaitu FDA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika memang memiliki kontek yang berbeda dengan kita. Masyarakatnya sangat rasional. Bila ada sebuah informasi yang meragukan, mereka akan kembali akan berfikir, bukan kembali kepada mitos atau stigma seperti kita di sini. Seorang yang melihat pohon pisang mengeluarkan jantung dua buah bukan mencari penjelasan ilmiahnya, melainkan mencari jawaban dari mimpi atau firasat yaitu apakah ini berkah atau pertanda buruk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula bila mendengar gossip atau rumor, orang tidak segera merasionalisasikannya, melainkan menatapnya secara emosional dan penuh curiga. Stigma dan prasangka buruk selalu di kedepankan, orang susah untuk melihat secara rasional dan apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembali ke Amerika Serikat yang konteknya berbeda dengan kita itu. Berhasilkan upaya yang mereka lakukan dengan pendekatan rasional? Benar! Mereka berhasil. Terbukti, orang-orang yang ditanya selalu menjawab: “FDA sudah memberi jawaban, dagingnya 100% sapi.” Apakah saudara percaya pada rumor itu? ”Tidak! Mana mungkin daging cacing dipakai oleh perusahaan yang bereputasi tinggi. Lagi pula harga daging cacing lebih mahal daripada daging sapi.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-4972448351332819942?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/4972448351332819942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=4972448351332819942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4972448351332819942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/4972448351332819942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/02/rasionalitas-kasus-rumor-mcd.html' title='Rasionalitas: Kasus Rumor McD'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-9128064409375127404</id><published>2009-02-08T22:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T23:00:04.646-08:00</updated><title type='text'>Pembunuhan Karakter</title><content type='html'>Niat baik dengan cara yang baik seharusnya tidak akan  menjadikan sebuah masalah, seandainya pikiran positif kita yang dikedepankan.  Tapi terkadang fakta di lapangan berbicara lain.&lt;br /&gt;Special  point of interest Balance bulan yang lalu menampilkan agenda besar perawatan,  yaitu Raker Keperawatan yang diikuti hampir 50 orang, bertempat di Wisma Palawi  Baturaden. Agenda pun sudah jelas, menyusun Prosedur Tetap Keperawatan yang  jumlahnya sangat banyak. Koordinasipun telah dilakukan baik kepada Bidang, Wadir  maupun Direktur.&lt;br /&gt;Dan Alhamdulillah, sesuatu yang sangat  luar biasa ketika raker itu ternyata selain telah menghasilkan Standar Operating  Procedure (SOP) baru sebanyak 140 SOP, tapi juga telah memunculkan ruh baru  keperawatan berupa semangat baru, self motivation, kekompakan dan persaudaraan  yang kuat.&lt;br /&gt;Tapi bukan sebuah organisasi kalau tidak ada  komentar negative. Dengarkan komentar-komentar berikut :&lt;br /&gt;“Perawatan mau lari sendiri, mau maju sendiri apa?”&lt;br /&gt;“Bagaimana sih Kasie Perawatan? Tidak ada Bidangnya malah  melakukan kegiatan macam-macam?”&lt;br /&gt;“Kesempatan nih bagi dia  untuk mencari muka mumpung tidak ada Kepala Bidang.” dan lain-lain komentar yang  cukup panas apabila kita tanggapi.&lt;br /&gt;Tapi biarlah  kalimat-kalimat itu berlalu. Toh semua sudah berjalan, dan kita sudah merasakan  hasilnya walaupun belum seberapa.&lt;br /&gt;Ada catatan yang  disampaikan oleh Renald Kasali, PhD dalam sebuah bukunya Re Code, Beliau  menyampaikan sebagai berikut, “Dalam prakteknya, para pendukung perubahan yang  memiliki kepemimpinan kuat, biasanya akan menghadapi rangkaian serangan dari  kelompok yang tidak mau berubah (the status quo). Yang mereka sebarkan adalah  rumor atau gossip yang sifatnya membunuh karakter (character assassination)  calon pemimpin itu. Serangan juga akan datang dari para pemimpin yang posisinya  terancam dan perannya memudar.”&lt;br /&gt;Lebih jauh Belau  menyampaikan, “dalam setiap era transformasi, rumor yang faktanya keliru akan  banyak sekali ditemui di lapangan. Adalah biasa sekali, seorang yang berprestasi  di bunuh karakternya dan dicarikan cara agar dia dijauhi atasannya, dikucilkan,  atau tidak diberi ruang gerak yang bebas untuk berkreasi. Pembunuhan karakter  biasanya dilakukan oleh para pengecut yang tidak percaya diri.”&lt;br /&gt;Kata-kata “provokator, memanfaatkan kelompok, ambisius,  arogan, sombong, idealis dan lain-lain adalah kata-kata yang masuk dalam  kategori pembunuhan karakter itu.&lt;br /&gt;Memang hari ini kami  sedang melakukan perubahan. Banyak yang musti dibenahi dari organisasi. Banyak  yang harus diperbaiki dalam corporate. Dan satu hal, kita sedang memperbaiki  Performa Keperawatan kita. Pelan tapi pasti, perubahan itu akan terjadi, dan  bersiaplah kita sebagai profesi yang mandiri dan dihargai.&lt;br /&gt;Maka mengutip kalimat yang disampaikan oleh Renald Kasali di  atas, rumor, gossip. Issue bahkan fitnah sangat mungkin akan kita dapatkan di  lapangan. Membuat label negative terhadap pembaharuan atau aktornya adalah hal  yang mudah dilakukan.&lt;br /&gt;Di sini, saran yang disampaikan  oleh Beliau adalah bahwa, organisasi harus mendukung perubahan itu dengan  menciptakan iklim organisasi yang sehat, terbuka dan menumbuhkan self convidence  orang-orangnya.&lt;br /&gt;Maka di sinilah peran kita semua untuk  saling bau membau, saling mendukung, saling menguatkan dan saling melindungi.  Tidak sebagai oportunis yang hanya berpihak kepada sesuatu yang hanya  menguntungkan dirinya sendiri. Saat enak ramai-ramai untuk berebut di posisi  terdepan, tapi saat sulit, semua mengundurkan diri karena tak mau mengambil  risiko.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-9128064409375127404?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/9128064409375127404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=9128064409375127404' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9128064409375127404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/9128064409375127404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/02/pembunuhan-karakter.html' title='Pembunuhan Karakter'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-7267092249774336297</id><published>2009-01-02T21:13:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T22:11:50.892-08:00</updated><title type='text'>Rasa Memiliki Kelompok dapat Memotivasi</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Ini adalah salah satu hukum motivasi yang ditulis dalam buku Motivate to Win karya Richard Denny. Hukum ini menekankan pentingnya orang mempunyai perasaan memiliki. Semakin kecil unit kerja tempat mereka berada, akan semakin besar loyalitas, motivasi maupun upaya mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Mari kita perluas pembahasan kita. Apa yang menyebabkan emosi lebih besar para supporter sepak bola, apakah itu karena pertandingan final atau karena team mereka melawan team daerah lain?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Supporter team local pasti menunjukan kepada siapa mereka berpihak dengan memakai tanda syal, tato, topi, lencana, kaos tim—mereka ingin menjadi bagian dari tim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Setiap kita tentu saja adalah “karyawan” dengan menjadi bagian dari sebuah organisasi, tetapi seorang manajer yang dapat memotivasi dengan baik juga akan menjadikan anak buahnya bagian dari team.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Di banyak organisasi, team-team dibentuk dalam departemen– departemen, seperti departemen produksi, departemen penjualan, departemen pemasaran dan sebagainya. Dan pada waktu perasaan memiliki kelompok ini tercipta, manajer yang mampu memotivasi dengan baik akan menciptakan aktivitas-aktivitas ekstra kurikular yang akan menarik anak buahnya bersama-sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Dalam kondisi yang cukup prihatin dengan organisasi kai, teori dari Richard Denny sepertinya layak untuk disimak. Banyak diantara teman-teman kai yang masih menginginkan kondisi organisasi kai seperti di tahun 97-an? Tempat kerja yang bersih, atap yang terawat, tembok yang tidak bernoda, lantai yang mengkilap, barang-barang terawat, apel pagi semangat, pertemuan rapat yang bergairah, pakaian seragam yang rapih dan lain-lain kondisi ideal karyawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Satu hal yang mempengaruhi itu semua bisa jadi adalah&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 114%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; bisa jadi adalah rasa memiliki terhadap organisasi kami yang terpupuk, seluruh karyawan menjadi bagian dari organisasi. Kalau mau bernostalgia, di tahun-tahun itu, hampir seluruh karyawan merasakan ketergantungannya terhadap  organisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Banyak diantara kami yang tidak begitu dikenal oleh masyarakat saat itu, tapi berkat masyarakat banyak yang datang dan membutuhkan organisasi kami, kami menjadi dikenal. Hal itulah yang mendorong seluruh karyawan merasa ikut memiliki organisasi, peduli terhadap maju mundurnya organisasi, bahkan berani berkorban agar porganisasi kami  tetap survival.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Kami masih ingat, arahan Direktur kami saat itu ketika &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; menghadapi krisis ekonomi di tahun 97-98an. &lt;i&gt;“Kita harus servive menghadapai krisis ini, semua harus tancut taliwondo, semua karyawan harus peduli dengan melakukan penghematan, efisiensi, disiplin, bekal yang cukup dan lain-lain.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Tapi saat ini, militansi itu kelihatannya hanya dimiliki oleh sedikit karyawan di organisasi kami. Indikasi itu bisa kami saksikan dengan kehadiran apel pagi yang ogah-ogahan, agenda rapat yang tidak bergairah, barang-barang yang tidak terawat, budaya saling menyalahkan, bahkan inipun berimbas pada pengelolaan praktikan yang perlu ditata lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Rasa memiliki, menjadi barang mahal yang susah didapatkan saat ini. Banyak diantara kami yang mungkin merasa &lt;i&gt;“sudah tidak membutuhkan” &lt;/i&gt;terhadap eksistensi organisasi kai. Kalau diibaratkan organisasi kami adalah kapal besar yang sedang diterjang badai, mungkin hanya sedikit orang yang berfikir untuk menyelamatkan kapal besar ini, karena banyak yang merasa sudah memiliki kapal cadangan sendiri, perahu, rakit, pelampung atau apapun yang bisa menyelamatkan dirinya, tanpa peduli bahwa di kapal besar itu masih banyak saudaranya yang tidak mampu menyelamatkan diri bila kapal besar itu keram.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Akhirnya menjadi penting, rasa memiliki organisasi ditumbuhkan lagi. Mengutuk kegelapan tidak ada manfaatnya sama sekali, lebih baik menyalakan lilin adalah alternative terbaik yang dapat kita lakukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 4pt; line-height: 113%;"&gt;&lt;span style="line-height: 113%;" lang="EN"&gt;Profesi kami, sebagai komunitas profesi terbesar di organisasi kai, saatnya berbenah diri untuk memasuki Era Baru Profesi 2009, untuk memikul tanggung jawab menyelamatkan kapal besar, menumbuhkan kembali kepedulian dan rasa memiliki organisasi seperti era 97-an.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-7267092249774336297?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/7267092249774336297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=7267092249774336297' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/7267092249774336297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/7267092249774336297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2009/01/rasa-memiliki-kelompok-dapat-memotivasi.html' title='Rasa Memiliki Kelompok dapat Memotivasi'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4119631054175720991.post-8780563944813222206</id><published>2008-11-16T19:16:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T23:41:12.484-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ujian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alasan Tuhan memberi ujian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idealisme'/><title type='text'>Mengapa Tuhan Memberi Ujian</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah tembok terdiri dari dua hal, batu bata dan semen. Tanpa keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar atau kecil, batu bata yang tidak disemen, tidak akan menjadi tembok yang kokoh. Dan apalah artinya tembok tanpa kekohan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita. Hidup kita terdiri atas waktu dan alas an untuk hidup. Adalah sia-sia bila kita menyusun hidup kita jam demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun tanpa menyadari alas an kita hidup. Sama seperti tembok yang terbuat dari batu bata yang tidak disemen. Mudah goyah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Itu adalah dua paragraf catatan yang ditulis dalam Motivasi Net KeeBoo. Permasalahannya adalah bagaimana agar kita mampu berdiri kokoh, memiliki integritas, idealisme dan jati diri?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidaklah dikatakan tembok kokoh manakala belum pernah diterjang banjir. Tidaklah dikatakan memiliki integritas manakala belum pernah diuji kejujurannya. Tidak pula dikatakan memiliki idealisme manakala belum diuji di lapangan. Dan kitapun dikatakan tidak memiliki jati diri, manakala kita terbawa arus lingkungan yang tidak sesuai dengan hati nurani kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Orang yang selalu mengkritik pejabat tentang kinerjanya, tapi dia sendiri belum pernah menjadi pejabat, orang ini akan terlihat  konsisten dengan idealismenya atau tidak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Orang yang selalu memberi nasihat kepada orang lain, tapi dia sendiri belum pernah menerima kesulitan, orang ini akan terlihat betul ketika dia menghadapi cobaan dan kesulitan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Orang yang selalu jujur manakala kondisi normal tapi kemudian membebek saat keadaan terjepit, maka dialah orang yang tidak memiliki jati diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 6pt; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Idealisme, integritas, jati diri memang harus diuji. Di situlah kita tahu, mengapa Tuhan memberikan ujian kepada kita. Agar kita sadar tentang watak kita yang sesungguhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4119631054175720991-8780563944813222206?l=jasonspirits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jasonspirits.blogspot.com/feeds/8780563944813222206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4119631054175720991&amp;postID=8780563944813222206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/8780563944813222206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4119631054175720991/posts/default/8780563944813222206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jasonspirits.blogspot.com/2008/11/mengapa-tuhan-memberi-ujian.html' title='Mengapa Tuhan Memberi Ujian'/><author><name>jason</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_HMfE1h-ne6c/SSDmilZLq3I/AAAAAAAAAIE/tyNJhOzxino/S220/jas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
